Senin, 22 April 2013

Mandi sambil melantunkan Gayatri Mantram



Pernyataan :

KENAPA PENGIKUT SAI BABA MELANTUNKAN MANTRAM GAYATRI YANG BEGITU SAKRAL SEPERTI SEBUAH LAGU DAN BAHKAN DINYANYIKAN SAMBIL BEKERJA ATAU MANDI ? TIDAKKAH INI SEBUAH PELECEHAN ?

Tanggapan :



Gayatri mantram dengan canda lagu entah itu versi India atau iringan musik lokal, bukanlah merupakan identitas khusus dari kelompok Sai Baba karena Gayatri mantram dalam bentuk nyanyian itu juga banyak diminati dan diperdengarkan oleh kelompok spiritual yang lain dan umat hindu pada umumnya terbukti dengan semakin banyaknya muncul versi terbaru Gayatri mantram dalam bentuk lagu atau pengkolaborasiannya dengan lagu kerohanian yang lain. Walaupun Gayatri Mantram adalah mantram yang sangat sakral yang terdapat dalam Rg.Veda dan merupakan mantram suci yang biasanya hanya dibisikkan oleh seorang guru kerohanian kepada muridnya dalam proses inisiasi. Tapi sekarang, mantram suci ini disebar luaskan kepada seluruh umat manusia untuk membentengi diri mereka dari pengaruh buruk Kali Yuga.

Gayatri mantram adalah do’a universal yang memohon kejernihan akal budhi agar kebenaran dapat tercermin tanpa adanya penyimpangan, agar kecerdasan kita dibangkitkan dan dikuatkan sehingga bisa dijadikan pembimbing menuju kesuksesan melalui sadhana intensif. Ia ditujukan kepada energi Surya ( Karena Tuhan juga dikenal dengan nama Surya-Narayana ) dan juga Anna Purna ; Tuhan sebagai Ibu jagat raya yang memelihara dan menjiwai segala kehidupan. Setiap kata dalam Gayatri mantram harus diucapkan dengan benar, jelas, tegas dan tidak tergesa-gesa karena jika tidak demikian maka mantram itu akan menimbulkan efek yang sebaliknya yakni menyelubungi orang yang bersangkutan dalam kegelapan batín. Gayatri mantram meresapi segala sesuatu di seluruh alam semesta dan berada pada landasan Veda sehingga disebut dengan “Veda Matta” ibu dari Veda

Mantram Gayatri sendiri sama artinya dengan ketuhanan karena itu Ia harus diucapkan dengan penuh hormat, dan rendah hati, juga dilandasi oleh kasih dan keyakinan terhadap mantram tersebut sehingga manfaat yang diperoleh bisa maksimal. Disamping menganugrahkan cahaya batín, mantram ini juga bisa memberikan kesaktian bagi orang yang mengucapkannya dengan penuh keyakinan seperti Rsi Viswamitra yang mampu menggunakan berbagai jenis senjata kedewataan. Mantram ini juga bisa menjadi penyelamat dari kesengsaraan dan mara bahaya dan juga pengusir roh jahat karena mantram yang sama juga pernah dipakai oleh Rsi Visvamitra untuk menginisiasi Sri Rama dalam pemujaan Surya melalui mantra Aditya Hrdayam (Satya Sai Vahini. Hl.183-184. – baca juga penjelasan dalam buku yang berjudul ‘Keampuhan mantram Gayatri). Oleh karena keampuhannya yang sangat besar, maka mantram ini dianjurkan untuk diulang sesering mungkin dimanapun dan dalam segala keadaan. Tuhan tidak pernah ternoda atau tercemari, jadi anggapan atau lebih tepat dikatakan perasaan tidak enak mengucapkan mantram suci di tempat yang menurut kita kurang suci, tidak berlaku untuk hal ini. Karena Tuhan meresapi segala sesuatu di seluruh alam, beliau ada dimana mana, di kotoran sapi, kamar mandi, dapur, apalagi di tempat sembahyang. Tentu saja dari semua tempat yang ada, terdapat beberapa tempat khusus yang memang memiliki energi ketuhanan lebih dari yang lainnya seperti di ruang puja, dan berbagai tempat persembahyangan lainnya. Mengucapkan Gayatri mantram saat mandi akan menjadikan kita lebih suci. Ketika air diberikan mantram, molekul air itu akan berkembang baik sehingga bisa memberikan efek yang baik pula terhadap badan. Seperti halnya air yang sama yang ditempatkan dalam sangku kecil lalu diberikan mantram, oleh Sang  Rsi, maka air itu akhirnya menjadi lebih bernilai sebagai ‘Tirta” dengan manfaat tambahannya. Air pada waktu kita mandi membersihkan seluruh anggota badan, pada saat yang sama saat mandi juga menjadi waktu yang baik untuk membersihkan pikiran dengan chanting Gayatri mantram sehingga akhirnya mandi menjadi proses penyucian lahir dan bhatin. (Sanatana Sarathi.1995). yang menjadi hal pokok dalam penchantingan Gayatri mantram ini sebernarnya adalah apa yang menjadi motivasi orang bersangkutan melantunkan mantram Gayatri dan seberapa besar keyakinannya terhadap manfaat dari mantram tersebut. Walaupun orang mengucapkannya dengan irama khusus sembahyang, tapi jika ia kurang yakin dan tidak menyadari kekuatan besar yang terkandung dalam mantram tersebut, apalagi jika badannya saja bermeditasi tapi pikirannya ada di tempat lain, tentu kekuatan dari mantram Gayatri tidak akan muncul dan dirasakan oleh orang yang bersangkutan. Sebaliknya walaupun seseorang kelihatan sibuk bekerja, tapi saat mengucapkan Gayatri mantram pikirannya mantap dalam ketuhanan, bukan tidak mungkin orang seperti itulah yang justru telah menikmati rasa bhakti yang sesungguhnya.
 



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar